Waktu baca ± 1 menit

Setelah memahami bahwa radikal bebas adalah salah satu penyebab utama kerusakan DNA, sekarang kita perlu mencari tahu dari mana radikal bebas itu berasal. Ternyata, banyak radikal bebas dapat terbentuk dari cara kita memasak makanan sehari-hari. Ada kombinasi pangan yang jika diproses dengan cara yang salah, dapat memicu terbentuknya zat radikal bebas.
Salah satu "percintaan terlarang" dalam dunia kuliner adalah kombinasi antara gula sederhana dan protein, terutama saat dipanaskan. Contohnya adalah gula merah bertemu protein saat dipanaskan. Kombinasi ini dapat menghasilkan senyawa advanced glycation end products (AGEs), yang merupakan bentuk lain dari radikal bebas.
Gula sederhana, seperti glukosa dan fruktosa, banyak terdapat pada gula merah, madu, dan gula aren. Jika gula sederhana ini bertemu dengan protein, baik dari kacang-kacangan, daging, maupun sumber protein lainnya, dan kemudian dipanaskan pada suhu di atas 70 ºC, maka akan terjadi reaksi Maillard.
Reaksi Maillard adalah reaksi kimia antara asam amino (penyusun protein) dengan gula pereduksi yang menghasilkan senyawa berwarna cokelat dengan aroma khas. Reaksi inilah yang membuat makanan yang dipanggang atau digoreng menjadi lebih menarik secara visual dan aroma. Namun, di balik itu, reaksi ini juga menghasilkan senyawa AGEs yang berbahaya.
Beberapa contoh makanan sehari-hari yang seringkali menjadi "sarang" AGEs adalah:
Dalam contoh-contoh ini, gula sederhana bertemu dengan protein dan dipanaskan, sehingga memicu terbentuknya senyawa AGEs yang dapat merusak sel-sel tubuh kita.
Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah gula pasir lebih aman? Dalam konteks pembentukan radikal bebas melalui reaksi Maillard, gula pasir memang lebih aman karena kandungan glukosa dan fruktosanya tidak dalam bentuk bebas. Gula pasir adalah sukrosa, yang merupakan gabungan dari glukosa dan fruktosa yang masih terikat.
Namun, bukan berarti gula pasir aman dikonsumsi dalam jumlah banyak. Gula pasir tetap memiliki dampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi gula dalam segala bentuk.
Lalu, bagaimana kita bisa menikmati makanan tanpa khawatir akan terbentuknya radikal bebas? Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan: